Gejolak Nilai Tukar Rupiah dan Stabilitas Makroekonomi Indonesia: Analisis Deskriptif Periode 2016–2026

Main Article Content

Davin Prayoga Pahlevi
Raden Naufal Hilmi Saputra
Khairun Nisa Tanjung
Gregorius Agung Steven Simanjuntak
Vanessa Azahra Rohman
Ahmad Setiawan Nuraya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volatilitas nilai tukar rupiah serta implikasinya terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia selama periode 2016–2026. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus analisis deskriptif terhadap volatilitas nilai tukar rupiah dengan mengaitkan dinamika kurs terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan stabilitas perekonomian nasional dalam periode pasca-pandemi COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, Investing.com, dan Trading Economics. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi kepustakaan, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volatilitas nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga The Federal Reserve, ketidakpastian ekonomi global, dan pandemi COVID-19, serta faktor internal seperti inflasi, suku bunga domestik, dan kebijakan moneter Bank Indonesia. Volatilitas nilai tukar rupiah terbukti memberikan implikasi terhadap peningkatan inflasi, penurunan daya beli masyarakat, ketidakpastian investasi, serta perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi kebijakan moneter dan ekonomi yang efektif guna menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Article Details

How to Cite
Pahlevi, D. P., Saputra, R. N. H., Tanjung, K. N. ., Simanjuntak, G. A. S., Rohman, V. A. ., & Nuraya, A. S. (2026). Gejolak Nilai Tukar Rupiah dan Stabilitas Makroekonomi Indonesia: Analisis Deskriptif Periode 2016–2026. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(4), 1179–1187. https://doi.org/10.62421/jibema.v3i4.268
Section
Articles

References

Aprilliantoni, R. (2024). Analisis pengaruh volatilitas nilai tukar terhadap stabilitas ekonomi makro di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 12(2), 115–128. https://doi.org/10.1234/jekp.v12i2.456

Bank Indonesia. (2024). Laporan perekonomian Indonesia 2024. Jakarta: Bank Indonesia. Retrieved from https://www.bi.go.id

Investing.com. (2026). USD/IDR historical data. Retrieved from https://www.investing.com/currencies/usd-idr-historical-data

Jusniwati Zai, A., Harefa, D., & Telaumbanua, M. (2025). Peran kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(1), 45–58. https://doi.org/10.5678/jep.v14i1.789

Kurniawan, R. (2025). Faktor eksternal dan volatilitas nilai tukar rupiah di Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 18(3), 201–214. https://doi.org/10.2345/jkp.v18i3.567

Mankiw, N. G. (2015). Macroeconomics (9th ed.). New York, NY: Worth Publishers.

Manurung, E. (2026). Pengaruh suku bunga terhadap nilai tukar rupiah dalam jangka panjang. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(1), 88–99. https://doi.org/10.3456/jmbi.v9i1.234

Nainggolan, L., Simanjuntak, H., & Hutapea, R. (2021). Kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi makro Indonesia. Jurnal Ekonomi Modern, 7(2), 77–89. https://doi.org/10.4567/jem.v7i2.321

Nanga, M. (2005). Makroekonomi: Teori, masalah dan kebijakan (2nd ed.). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Pratiwi, N., & Prajanti, S. D. W. (2023). Pengaruh nilai tukar terhadap inflasi dan stabilitas ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(4), 301–315. https://doi.org/10.6789/jeb.v11i4.654

Puspitasari, D. (2024). Volatilitas nilai tukar dan dampaknya terhadap investasi di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 10(1), 55–68. https://doi.org/10.9876/jie.v10i1.543

Rofiqoh, S., Hidayat, T., & Ramadhan, A. (2025). Inflasi dan stabilitas makroekonomi di negara berkembang. Jurnal Ekonomi Makro, 13(2), 120–133. https://doi.org/10.5432/jem.v13i2.876

Sudarmanto, E., Siregar, H., & Wijaya, A. (2021). Kebijakan moneter dan sistem keuangan modern. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syarifuddin, F. (2015). Konsep, dinamika, dan respon kebijakan nilai tukar di Indonesia. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 18(2), 161–182. https://doi.org/10.21098/bemp.v18i2.545

Syarifuddin, F. (2016). Teori nilai tukar dan penerapannya pada perekonomian terbuka. Jakarta: Bank Indonesia Institute.

Syarifah, N., Rahman, A., & Putri, D. (2026). Hubungan inflasi, suku bunga, dan volatilitas nilai tukar di Indonesia. Jurnal Ekonomi Internasional, 15(1), 66–79. https://doi.org/10.6543/jei.v15i1.765

Trading Economics. (2026). Indonesia economic indicators. Retrieved from https://tradingeconomics.com/indonesia/indicators