Pelatihan Pengetahuan Dasar Keuangan dan Istilah Bilingual bagi Penerjemah Indonesia
Main Article Content
Abstract
Seiring dengan meningkatnya investasi Tiongkok di Indonesia, penerjemah Indonesia yang bekerja di perusahaan Tiongkok menghadapi dua kesulitan utama dalam rapat keuangan, yaitu kurangnya pemahaman terhadap konsep dasar keuangan serta keterbatasan penguasaan istilah keuangan bilingual Mandarin–Indonesia. Kegiatan ini bertujuan membantu penerjemah meningkatkan pemahaman keuangan dan kemampuan penggunaan istilah bilingual melalui pelatihan yang terarah. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan daring dengan peserta sebanyak 20 penerjemah Indonesia dari dua perusahaan dalam proyek kerja sama Tiongkok–Indonesia. Materi pelatihan meliputi: (1) penjelasan konsep dasar keuangan seperti pendapatan, biaya, laba, anggaran, biaya tetap, biaya variabel, dan penyusutan menggunakan bahasa Indonesia; serta (2) latihan penerjemahan dan pencocokan istilah keuangan bilingual Mandarin–Indonesia, disertai lembar istilah sebagai alat bantu kerja sehari-hari. Kegiatan menggunakan desain pretest–posttest (skor total 100) untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan perubahan tingkat kepercayaan diri peserta. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 53,50 pada pretest menjadi 79,00 pada posttest, sedangkan skor kepercayaan diri meningkat dari 2,20 menjadi 3,95 (skala 1–5). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan signifikan secara statistik (p < 0,001). Peserta pada umumnya menilai bahwa “latihan penerjemahan” dan “lembar istilah” merupakan bagian pelatihan yang paling membantu. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan jangka pendek yang mengombinasikan pemahaman konsep dan pelatihan istilah bilingual dapat membantu penerjemah memahami materi keuangan dengan lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi mereka dalam rapat keuangan.
Kata kunci: pengetahuan dasar keuangan; istilah bilingual; penerjemahan keuangan; pengabdian kepada masyarakat
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Akbar, D. F., & Febrianti, N. (2023). Pelatihan keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM Desa Wisata Burai. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(2), 45–52. https://doi.org/https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.2737
Amin, M. A. N., Oktavianti, S., & Saputra, B. (2025). Pengaruh Current Ratio, Net Profit Margin, Debt To Equity Ratio Terhadap Dividen Payout Ratio. Multiplier: Jurnal Magister Manajemen, 6(1), 1275-1288. https://doi.org/10.24905/mlt.v6i2.278
Amin, M. A. N., Oktavianti, S., & Saputra, B. (2025). Ketegangan Politik Timur Tengah 2025 pada Saham Energi di Indonesia. Multiplier: Jurnal Magister Manajemen, 6(1), 239-247. https://doi.org/10.24905/mlt.v6i1.111
Amin, M. A. N. (2022). Analisis Perbandingan Abnormal return, Return saham dan Likuiditas Saham Sebelum dan Sesudah Buyback Saham. Multiplier: Jurnal Magister Manajemen, 3(2), 100-109. https://doi.org/10.24905/mlt.v3i2.49
Amin, M. A. N. (2018). Analisis Perbandingan Abnormal return dan Trading volume activity Sebelum dan Sesudah Pengumuman Pembelian Kembali Saham (Buyback Stock). Multiplier: Jurnal Magister Manajemen, 3(1), 85-99. https://doi.org/10.24905/mlt.v3i1.42
Amin, M. A. N. ., Murwati, M., Oktavianti, S. ., & Saputra, B. (2026). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Risiko Operasional: Bukti dari Sektor Consumer Non-Cyclicals Pada Bursa Efek Indonesia. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(4), 467–475. https://doi.org/10.62421/jibema.v3i4.242
Ayuningtyas, M. P., & Utomo, R. B. (2023). Peningkatan literasi keuangan dan pembukuan digital pada UMKM di Desa Potorono. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(4), 1277–1284. https://doi.org/https://doi.org/10.54082/jamsi.842
BKPM. (2024). Investment commitment worth USD 10.07 billion achieved during Prabowo’s state visit to China.
Diyani, L. A., Kusumawati, R. D., & Meita, I. (2021). Peningkatan kemampuan penyusunan laporan keuangan sesuai SAK-EMKM pada pelaku UMKM Binaan Pemkot Bekasi. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.30651/aks.v5i2.5046
Gile, D. (2009). Basic concepts and models for interpreter and translator training (rev. ed.). John Benjamins Publishing Company.
Hurtado Albir, A. (2022). Translation competence and its acquisition. MonTi: Monografías de Traducción e Interpretación, (7), 19–40. https://doi.org/https://doi.org/10.6035/MonTI.2022.ne7.02
Hudani, M. M., Sobita, N. E., Malia, R., & Mariska, M. (2026). Mandarin For Career: Pelatihan Bahasa Mandarin Dasar untuk Fresh Graduate Ekonomi Pembangunan Memasuki Dunia Kerja Global. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 171–180. https://doi.org/10.30640/abdimas45.v5i1.5343
Jonick, C. (2018). Principles of Financial Accounting. University of North Georgia Press. https://oer.galileo.usg.edu/business-textbooks/7/
Kiraly, D. C. (2015). Occasioning translator competence: Moving beyond social constructivism toward a postmodern alternative to instructionism. Translation and Interpreting Studies, 10(1), 8–32. https://doi.org/https://doi.org/10.1075/tis.10.1.02kir
Otoritas Jasa Keuangan & Badan Pusat Statistik. (2024). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK).
PACTE. (2017). PACTE translation competence model: A holistic, dynamic model of translation competence.
Pöchhacker, F. (2022). Introducing interpreting studies (3rd ed.). Routledge.
Rohani, S., & Suyono, A. (2021). Developing an Android-based bilingual e-glossary application of English for Specific Purposes (ESP). English Language Teaching Educational Journal, 4(3), 225–234. https://doi.org/10.12928/eltej.v4i3.5209
Santoso, R., & Binawati, L. (2023). Financial planning and management for vocational high school students. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 7(1), 66–81. https://doi.org/https://doi.org/10.20473/jlm.v7i1.2023.66-81
Silvia, S., & Insani, N. H. (2020). Pelatihan Pembekalan Bahasa Mandarin Dasar dan Pengantar Ilmu Kebudayaan Tiongkok Kepada Karyawan Lokal di PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (PT. KCIC) Rute Jakarta-Bandung. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 136–140. https://doi.org/10.24036/abdi.v2i2.62