Analisis Keabsahan Pemanfaatan Kripto Dalam Pengembangan Wakaf Produktif Berdasarkan Maqashid Syariah
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan pemanfaatan mata uang kripto dalam pengembangan wakaf produktif ditinjau dari prinsip Hifdzul Maal dan Hifdzul ‘Aql dalam kerangka Maqashid Syariah. Latar belakang kajian ini muncul seiring kemajuan teknologi keuangan yang melahirkan aset digital baru, di mana mata uang kripto dianggap berpotensi memperluas akses dan efisiensi pengelolaan wakaf, sekaligus menimbulkan pertanyaan hukum terkait kelayakan, keamanan, dan kesesuaiannya dengan syarat syariah. Masalah utama yang dikaji meliputi apakah mata uang kripto memenuhi kriteria harta yang sah, bernilai, dan dapat menjamin keberlangsungan manfaat wakaf, serta bagaimana kedudukannya jika diukur menggunakan kedua prinsip tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan, melalui penelaahan literatur ilmiah, ketentuan fikih, fatwa ulama, serta pandangan ahli terkait. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa secara prinsip, mata uang kripto diakui sebagai harta yang memiliki nilai ekonomi, dapat dimiliki, dan dipindah-tangankan. Ditinjau dari Hifdzul Maal, ia dapat berperan menjaga dan mengembangkan nilai aset asalkan dikelola dengan pengawasan ketat untuk meminimalkan risiko fluktuasi. Sementara dari Hifdzul ‘Aql, kejelasan mekanisme, transparansi sistem, serta terbebasnya dari unsur ketidakpastian berlebih menjadi syarat agar tidak menimbulkan keraguan. Berdasarkan analisis, disimpulkan bahwa pemanfaatan mata uang kripto diperbolehkan dalam wakaf produktif, namun harus memenuhi syarat: memiliki dasar aset yang jelas atau berjenis stablecoin, nilainya relatif terjaga, sistem pengelolaan transparan dan terdaftar resmi, bebas dari unsur spekulasi, penipuan, serta aktivitas terlarang, sehingga keutuhan pokok harta dan keberlangsungan manfaat wakaf tetap terjamin sesuai tujuan syariat Islam.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Abror, M., Dwi, M., & Balinda, P. H. (2025). AHCS Fenomena Judi Online dalam Perspektif Hadis tentang The Phenomenon of Online Gambling from the Perspective of Hadith on Responsibility and Wealth Management. 6(1), 88–95. https://doi.org/https://doi.org/10.30880/ahcs.2025.06.01.010
Abu-Bakar, M. M. (2018). Shariah Analysis of Bitcoin, Cryptocurrency, and Blockchain. Islamic Bankers Resource Centre.
Adam, M. F. (2021). Shariah Interpretations of Bitcoin. Darul Fiqh. https://darulfiqh.com/shariah-interpretations-of-bitcoin/
Al-Jasser, M. (2024). حكم التداول بالعملات الرقمية. https://www.youtube.com/watch?v=8zbQtUXAJC4
Allam, M. S. I. (2022). Fatwās on Cryptocurrency: Egypt’s Dār al-Iftāʾ. Islamic Law Blog.
Amalia, U. I., Debbi, A., & Masyhuri. (2025). Konsep Kepemilikan dan Fungsi Harta dalam Islam Serta Implikasinya Terhadap Akuntansi Syariah Berbasis Keadilan. 1(4), 2004–2012. https://doi.org/doi.org/10.63822/nchf8p87
Assril, Hidayatullah, R., & Saiin, A. (2025). Dinamika Hukum Wakaf di Indonesia Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Aset Wakaf Produktif. 5(01), 11–23. https://doi.org/https://doi.org/10.59270/jab.v5i01.274
Azizah, A. S. N., & Irfan. (2023). FENOMENA CRYPTOCURRENCY DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 1, 62–80. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/10269
Bashori, D. C., Hasanah, M., & Huwaida, H. (2025). Model Pengelolaan Wakaf Produktif Di Era Digital Dalam Perspektif Maqashid Syari’ah. 7(1), 1–15. https://doi.org/10.32528/at.v7i1.3405
Dewi, W. C. (2023). Perkembangan Mata Uang Kripto di Tahun 2023 : Implikasi Terhadap Sistem Keuangan Konvensional.
Faujiah, A. (2021). EFISIENSI WAKAF TUNAI DALAM MENINGKATKAN KEUANGAN DAN PERBANKAN SYARIAH. Jurnal Perbankan Syariah Darussalam, 1(2), 194–210.
Fauzi, M., Kusnadi, Musdizal, & Rafzan. (2022). Mata Uang Digital ( Cryptocurrency ): Apakah Statusnya Memenuhi Kriteria Harta ( Maal ) dan Mata Uang Dalam Islam ? 1(2), 72–87. https://doi.org/https://doi.org/10.32939/acm.v1i2.2420
Heradhyaksa, B. (2023). Peningkatan Pemahaman Hukum Investasi Mata Uang Kripto di Indonesia Pendahuluan. 3(1), 6–16. https://doi.org/https://doi.org/10.59563/singkerru.v2i2.168
IIFA. (2019). Electronic Currencies – International Islamic Fiqh Academy. مجمع الفقه الإسلامي الدولي. https://iifa-aifi.org/en/33163.html
Irwan, M. (2021). Kebutuhan dan Pengelolaan Harta Dalam Maqashid Syariah. 3(2), 160–174.
Lahuri, S. Bin, & Alya Zhafirah Nasywa. (2025). Teknologi Blockchain sebagai Upaya Akuntabilitas Wakaf. 4(1), 99–110. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i1.4964
Lintang, A. S., & Hamdan, A. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Indonesia Melalui Investasi Wakaf Produktif Dompet Dhuafa. 319–339. https://doi.org/https://doi.org/10.58223/icie.v3i2.287
Majelis Ulama Indonesia. (2022). Keputusan Fatwa Hukum Uang Kripto atau Cryptocurrency. https://mirror.mui.or.id/berita/32209/keputusan-fatwa-hukum-uang-kripto-atau-cryptocurrency/
Maya, N., Halsud, W., & Khoiled, B. (2023). Tantangan Implementasi Teknologi Blockchain dalam Industri Keuangan. 2(1), 43–54.
Muhammad, R., & Sari, A. P. (2021). Tantangan Optimalisasi Pengelolaan dan Akuntabilitas Wakaf ( Studi Kasus di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ). 4(1), 79–94. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jati.v4i1.980 5
Mursal, Irma Lastina, Radia Fitri, Yanti, N., & Joni Indra Wandi. (2024). Peran Wakaf Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial : Perspektif Dari Tafsir Ekonomi Islam. Jurnal El Kahfi, 05(01), 103–111.
Nafis, A. W. (2026). Ijtihad Kontemporer terhadap Problematika Hukum Islam di Era Digital. 1, 1–9.
Nuranisya, S., Januri, F., & Al-Hakim, S. (2025). KAIDAH FIQH : KONSEP MURABAHAH DALAM PERBANKAN. 3600–3617.
Pertiwi, T. D., & Herianingrum, S. (2024). Menggali Konsep Maqashid Syariah : Perspektif Pemikiran Tokoh Islam. 10(01), 807–820.
Pryangan, W., Nasution, Fitriyani, Burhanuddin, Hepriansyah, A., & Dharmawati, T. (2025). Masa Depan Keuangan Digital Berbasis Blockchain : Kajian Sistematis Literatur. 8(4), 206–233. https://doi.org/10.57178/paradoks.v8i4.1704
Qistina, U., Febriyani, Al-Kubra, Z., & Sa’diyah, R. (2026). Rumusan Masalah Sebagai Kompas Ilmiah : Menavigasi Identifikasi ,. 3(1), 1–14.
Qolbi, A. U., Awali, H., Stiawan, D., & Devy, H. S. (n.d.). Penerapan Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah Pada Pasar Tradisional Di Indonesia. 2(1), 19–30.
Rahman, Ĺ. R. (2025). Optimalisasi Wakaf Produktif sebagai Instrumen Keuangan Islam untuk Pembangunan Berkelanjutan. 1(5), 2743–2756. https://doi.org/doi.org/10.63822/q02yx266
Rusno Haji. (2022). Urgensi penerapan kerangka regulasi aset kripto yang komprehensif, adaptif, dan akomodatif. (November), 33–42.
Sajidin, S. (2021). LEGALITAS PENGGUNAAN CRYPTOCURRENCY SEBAGAI ALAT PEMBAYARAN DI INDONESIA. 245–267. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2021.01402.3
Saputra, B. S. P., Nasrullah, M. H., Muslim, N. A., & Hakim, M. H. A. (2025). Relevansi Legalitas Akad Syariah dalam Mewujudkan Kepastian Hukum dan Keadilan Ekonomi Islam. 1(3), 588–599. https://doi.org/doi.org/10.63822/qd375r30
Saputri, L. I., & Ansori, M. (2024). IMPLEMENTASI INDEKS MAQASHID SYARIAH DI BMT ALHIKMAH SEMESTA. 9(204), 2297–2316. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/jms.v9i3.23064
Sun, A. A., Saleha, A. M., & Abdurrahman, F. (2025). Perlindungan hukum terhadap tanah wakaf di indonesia: studi dalam perspektif hukum agraria dan peradilan agama. 73–87. https://doi.org/doi.org/10.55883/jiemas.v4i1
Sundari, S. (2023). Wakaf Produktif Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Era 4 . 0. 2(1), 57–68.
Tuasikal, M. A. (2024). Aset Digital untuk Wakaf Produktif Digital Assets for Productive Waqf. 15(225), 583–594. https://doi.org/10.33059/jseb.v15i3.10852.Abstrak