Evaluasi Kepatuhan Spasial: Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Terhadap Dinamika Pembangunan Kota Makassar

Main Article Content

Nur Ilmi Admaja
Hendri
Malikuddin Surgani Wahid
Wahyu Hidayat

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan investasi yang pesat di Kota Makassar mendorong tingginya permintaan lahan usaha, yang apabila tidak dikendalikan berpotensi menimbulkan eksternalitas negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan pembangunan kota. Instrumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) berperan krusial menjamin kepastian hukum pelaku usaha sekaligus mengendalikan pemanfaatan ruang pasca-pemberlakuan sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA). Namun, realitas lapangan menunjukkan disparitas antara izin yang diterbitkan dan pemanfaatan ruang aktual, yang mengindikasikan celah pengawasan dan risiko keberlanjutan investasi. Penelitian ini mengevaluasi data spasial 26 perusahaan/pemohon KKPR dengan total lahan 365.443,92 m² (36,54 Ha) di Kota Makassar menggunakan analisis tumpang susun (overlay analysis) berbasis GIS dan analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil kajian menunjukkan 62,92% (22,99 Ha) lahan dinyatakan Sesuai dan 37,08% (13,55 Ha) Tidak Sesuai dengan arahan pola ruang RTRW Kota Makassar berdasarkan Perda No. 7 Tahun 2024. Pelanggaran terbesar terjadi pada zona Gudang (7,84 Ha) akibat pengembangan Real Estate, diikuti RTH (1,96 Ha) dan Badan Air/Sungai (0,98 Ha). Faktor penyebab utama meliputi belum tersedianya RDTR komprehensif, tekanan nilai ekonomi lahan, lemahnya pengawasan KKPR, inkonsistensi RTRW, dan rendahnya literasi tata ruang pelaku usaha. Kajian merekomendasikan percepatan RDTR, penegakan hukum tata ruang, dan sistem monitoring GIS real-time guna mewujudkan iklim investasi tertib dan berkelanjutan di Kota Makassar.

Article Details

How to Cite
Admaja, N. I. ., Hendri, Wahid, M. S. ., & Hidayat, W. . (2026). Evaluasi Kepatuhan Spasial: Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Terhadap Dinamika Pembangunan Kota Makassar. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 4(1), 395–411. https://doi.org/10.62421/jibema.v4i1.482
Section
Articles

References

Ardila, N. S., & Budiati, L. (2025). Analisis kesesuaian pemanfaatan lahan hak guna usaha terhadap rencana tata ruang wilayah dan penggunaan lahan. SINOV, 7(1). https://doi.org/10.55606/sinov.v7i1.841

Arnowo, H. (2023). Mengkaji potensi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk pengendalian pemanfaatan ruang dan tertib pertanahan. Jurnal Widya Bhumi, 3(2). https://doi.org/10.31292/wb.v3i2.59

Chairuman, M., Wihadanto, A., & Rusdiyanto, E. (2023). Perubahan penggunaan lahan perkotaan dan fenomena urban heat island di Kota Tangerang Selatan. Ulin: Jurnal Hutan Tropis, 7(2). https://dx.doi.org/10.32522/ujht.v7i2.10375

Fatimah, U. D., & Bahri, R. A. (2025). The impact of the Job Creation Law on spatial planning policy: Challenges and opportunities. Journal Equity of Law and Governance, 6(2). https://doi.org/10.22225/elg.6.2.10846.82-89

Kota Makassar. (2024). Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Makassar Tahun 2024–2043 (Dataset/Shapefile). Dinas Penataan Ruang Kota Makassar.

Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Makassar Tahun 2024–2043.

Riau, D. P., Akadira, T., Muhtarom, & Sunarya, A. (2024). Improvement of service quality for conformity of Space Utilization Activities (KKPR) in business and non-business licensing. International Journal of Current Science Research and Review, 7(1). https://doi.org/10.47191/ijcsrr/V7-11-13

Rizkhi, R., Mulyati, S., Novianti, V., Amaliani, N. J., Faisal, M., & Budyaksa, M. R. (2024). Dominance of space utilization in the City of Palu: A GIS-based analysis. Proceeding of TADULAKO International Conference. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-768-7_30

Sari, R. M., Taufik, I., Setiawan, B., Kusnadi, E., Hatta, A., & Fitriani, K. (2025). Penilaian tingkat keterwujudan pola ruang Provinsi Banten sebagai instrumen evaluasi RTRW. Jurnal Jendela Kota, 2(2). https://doi.org/10.33751/jekota.v2i2.129

Sundari, S., & Sesung, R. (2025). Validity publishing the Conformity of Space Use Activities (KKPR) that are not in accordance with the spatial plan. Journal of Law, Politic and Humanities (JLPH), 5(4). https://doi.org/10.38035/jlph.v5i4.1380

Suwarno, E. A., & Sishadiyati. (2022). Penentuan sektor ekonomi unggulan dengan analisis overlay di Kota Surabaya. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 10(2). https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i2

Wahyuni, I. G. A. P., Agusintadewi, N. K., & Wibowo, A. K. M. (2024). Implementasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang guna mendorong reforma agraria berkelanjutan di Kabupaten Klungkung. Jurnal Arsitektur ARCADE, 8(3). https://doi.org/10.31848/arcade.v8i3.3867

Widjaja, J. (2025). The impact of the risk-based OSS program related to the suitability of Space Utilization Activities on the licensing process from a legal perspective of public policy. Jurnal Reflektika, 20(2). https://doi.org/10.28944/reflektika.v20i2.2347