Pengaruh Literasi Keuangan, Penggunaan Digital Payment, dan Inovasi Digital terhadap Kinerja UMKM di Surakarta
Main Article Content
Abstract
UMKM semakin banyak menggunakan sistem pembayaran digital seperti dompet digital dan QRIS karena sistem ini mempercepat dan mempermudah transaksi. Inovasi digital yang mencakup penggunaan media sosial, pasar daring, dan pemasaran digital juga merupakan hal penting untuk meningkatkan daya saing Perusahaan. Penelitian ini mengkaji kinerja UMKM di Surakarta dalam kaitannya dengan inovasi digital, penggunaan pembayaran digital, dan literasi keuangan. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih 100 pemilik UMKM yang menggunakan sistem pembayaran digital, dan analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda (SPSS versi 26). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun literasi keuangan memiliki dampak positif namun tidak signifikan secara statistik terhadap kinerja UMKM, penggunaan pembayaran digital dan inovasi digital memberikan pengaruh positif dan signifikan. Kemampuan menggunakan pembayaran digital dan inovasi digital terbukti lebih penting bagi peningkatan kinerja UMKM di Surakarta dibandingkan literasi keuangan. Oleh karena itu, mendorong transformasi digital yang didukung oleh literasi keuangan yang lebih baik dan berorientasi jangka Panjang harus menjadi prioritas utama.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Abbasi, T., & Weigand, H. (2017). The impact of digital financial services on firm’s performance: A literature review. Arxiv, 1(3), 1–15. https://doi.org/10.48550/arXiv.1705.10294
Bank Indonesia. (2020). Blueprint sistem pembayaran Indonesia. Bank Indonesia.
Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.
Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128. https://doi.org/10.1016/S1057-0810(99)80006-7
Davis, F. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13, 319. https://doi.org/10.2307/249008
Fachrunnisa, Z., Windarti, N., & Sari, R. (2024). Pengaruh literasi keuangan, digital payment dan kemampuan menyusun laporan keuangan terhadap kinerja UMKM. Jurnal Fairness, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.33369/fairness.v14i1.33329
Fitriasari, P., Himawan, B., Yanida, M., & Widyatama, A. (2021). Apakah literasi keuangan dan inovasi digital mampu meningkatkan kinerja UMKM saat menghadapi Covid-19. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 11(2), 195–202. https://doi.org/10.37859/jae.v11i2.2833
Handayani, N. L. P., & Soeparan, P. F. (2022). Peran sistem pembayaran digital dalam revitalisasi UMKM. Transformasi: Journal of Economics and Business Management, 1(3), 20–32. https://doi.org/10.56444/transformasi.v1i3.425
Hasan, M., Rahman, A., & Yusuf, M. (2022). Digital innovation and MSME business performance in the digital era. International Journal of Business and Management Studies, 9(20), 1–10.
Khotmi, H., Hikmah, H., Fauzi, A. K., & Astini, Y. (2024). Pengaruh media sosial, literasi keuangan, e-commerce, digital payment, dan orientasi wirausaha terhadap kinerja UMKM di Kota Mataram. Valid Jurnal Ilmiah, 22(1), 11–21. https://doi.org/10.53512/valid.v22i1.491
Megantara, B. B., & Pabulo, A. M. A. (2025). Pengaruh literasi keuangan, literasi digital, dan literasi akses keuangan terhadap kinerja UMKM. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 8(6), 2867–2874. https://doi.org/10.31539/4a5tfg41
Morgan, P. J., & Long, T. Q. (2020). Financial literacy, financial inclusion, and savings behavior in developing economies. Journal of Asian Economics, 68(1), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.asieco.2020.101197
Munizu, M. (2010). Pengaruh faktor-faktor eksternal dan internal terhadap kinerja usaha mikro dan kecil di Sulawesi Selatan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12(1), 33–41. https://doi.org/10.9744/jmk.12.1.33-41
Nambisan, S., Lyytinen, K., Majchrzak, A., & Song, M. (2017). Digital innovation management: Reinventing innovation management research in a digital world. MIS Quarterly, 41(1), 223–238. https://doi.org/10.25300/MISQ/2017/41:1.03
Ozili, P. K. (2018). Impact of digital finance on financial inclusion and stability. Borsa Istanbul Review, 18(4), 329–340. https://doi.org/10.1016/j.bir.2017.12.003
Saputra, D., & Gürbüz, B. (2021). Implementation of Technology Acceptance Model (TAM) and Importance Performance Analysis (IPA) in testing the ease and usability of e-wallet applications. Arxiv, 1(10), 1–10. https://doi.org/10.48550/arXiv.2103.09049
Sitorus, I. R., & Panjaitan, R. (2026). Pengaruh literasi keuangan dan digital payment terhadap kinerja keuangan pada kalangan UMKM di Medan. Journal of Golden Generation Economic, 2(1), 304–311. https://doi.org/10.65244/jggeconomic.v2i1.376
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Taufiq, A. M. A., & Pabulo, A. M. A. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan pembayaran digital pada kinerja UMKM tahun 2023. Ikraith-Ekonomika, 6(3), 293–301.
Wardani, R. K., Indriasari, I., & Nastiti, P. R. (2026). Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan pembayaran digital terhadap kinerja UMKM: Studi kasus UMKM kuliner di Kecamatan Boja. Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan, 6(1), 136–147. https://doi.org/10.55606/jurimbik.v6i1.1528
Yue, P., Korkmaz, A. G., Yin, Z., & Zhou, H. (2022). The rise of digital finance: Financial inclusion or debt trap. Finance Research Letters, 47(1), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.frl.2021.102604