Job Insecurity, Work Passion, dan Flexible Work Arrangement sebagai Prediktor Turnover Intention Generasi Z di Jakarta.
Main Article Content
Abstract
Meningkatnya keberadaan Generasi Z dalam dunia kerja telah memperkuat tantangan organisasi dalam mempertahankan karyawan muda di tengah ketidakpastian pekerjaan dan perubahan ekspektasi terhadap pekerjaan. Meskipun Job Insecurity, Work Passion, dan Flexible Work Arrangement secara individual telah dikaitkan dengan turnover karyawan, bukti empiris yang mengintegrasikan ketiga faktor tersebut dalam konteks Generasi Z di Jakarta masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Job Insecurity, Work Passion, dan Flexible Work Arrangement terhadap Turnover Intention pada pekerja Generasi Z di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan 250 pekerja Generasi Z dari organisasi publik dan swasta di Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Insecurity berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention, sedangkan Work Passion berpengaruh negatif dan signifikan. Flexible Work Arrangement menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap turnover intention. Model penelitian menjelaskan 41,6 persen varians turnover intention. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman mengenai retensi Generasi Z dengan menunjukkan bahwa keamanan kerja dan keterikatan psikologis terhadap pekerjaan memiliki keterkaitan yang lebih langsung dengan Turnover Intention dibandingkan fleksibilitas kerja semata. Hasil penelitian menekankan pentingnya mengatasi ketidakpastian pekerjaan dan membangun keterikatan psikologis yang bermakna terhadap pekerjaan dalam strategi retensi karyawan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Andini, R. S. ., & Zona, M. A. . (2026). Pengaruh Emotional Exhaustion Terhadap Turnover Intention Karyawan UMKM Generasi Z Kota Padang Melalui Affective Commitment Sebagai Variabel Mediasi . JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 4(1), 2289–2298. https://doi.org/10.62421/jibema.v4i1.667
Bakker, A. B., Demerouti, E., & Sanz-Vergel, A. (2023). Job demands–resources theory: Ten years later. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 10, 25–53. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-120920-053933
Cropanzano, R., & Mitchell, M. S. (2005). Social exchange theory: An interdisciplinary review. Journal of Management, 31(6), 874–900. https://doi.org/10.1177/0149206305279602
Deci, E. L., Olafsen, A. H., & Ryan, R. M. (2017). Self-determination theory in work organizations: The state of a science. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 4, 19–43. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-032516-113108
Deloitte. (2025). 2025 Gen Z and millennial survey. https://www.deloitte.com/us/en/insights/topics/talent/2025-gen-z-millennial-survey.html
Gillet, N., Morin, A. J. S., Brault, S., Becker, M., & Verbeke, I. (2024). On the nature, predictors, and outcomes of Work Passion profiles: A generalisability study across distinct types of employees. Stress and Health, 40(6), e3495. https://doi.org/10.1002/smi.3495
Haines, V. Y., III, Guerrero, S., & Marchand, A. (2024). Flexible Work Arrangements and employee turnover intentions: Contrasting pathways. The International Journal of Human Resource Management, 35(11), 1970–1995. https://doi.org/10.1080/09585192.2024.2323510
Lubis, B. ., & Fahmi, K. (2026). Pengaruh Motivasi dan Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja Karyawan. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(4), 1168–1183. https://doi.org/10.62421/jibema.v3i4.347
Muchtadin, & Zelvy Emmelya Sundary. (2024). Stres Kerja Dalam Memediasi Faktor-Faktor Turnover Intention. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 1(3), 176–186. https://doi.org/10.62421/jibema.v1i3.16
Oraibi, B.-A. M., Bawazir, A. A., & Emam, A. S. M. (2024). Keeping pace with the generations! Quantitative Job Insecurity and retention in Gen Z workers: The mediating roles of affective commitment and psychological empowerment. International Review of Management and Marketing, 15(1), 17–30. https://doi.org/10.32479/irmm.17298
Sari, E. N. I. ., Heryati, H., & Kurbani, A. . (2026). Pengaruh Job Burnout dan Cyberloafing Melalui Control Diri Sebagai Variabel Mediasi Terhadap Kinerja Pegawai. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 4(1), 1826–1834. https://doi.org/10.62421/jibema.v4i1.619
Stefanya, Y., & Winarto, J. (2025). Pengaruh flexible working arrangement, beban kerja, dan kepuasan kerja terhadap Turnover Intention Generasi Z. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 7(3), 484–490. https://doi.org/10.37034/infeb.v7i3.1201
Syifa, B. T., & Merdiana, C. V. (2025). The impact of Job Insecurity on Turnover Intention with work motivation as moderation. International Journal of Economics and Management Research, 4(2), 812–821. https://doi.org/10.55606/ijemr.v4i2.473
Wibowo, A. G., Indra Hastuti, & Khabib Alia Akhmad. (2026). Pengaruh Job Design dan Servant Leadership Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan KSPPS Bina Insan Mandiri Karanganyar. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(4), 1835–1848. https://doi.org/10.62421/jibema.v3i4.500