Strategi Bauran Pemasaran pada UMKM Berbasis Pangan Lokal Flores Timur: Studi Pada UMKM Tata Titi Wetan Helero dan UMKM Mahkota Jagung Titi
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi bauran pemasaran (marketing mix) 4P pada UMKM Tata Titi Wetan Helero dan UMKM Jagung Titi Mahkota, yang meliputi aspek produk (product), harga (price), tempat atau distribusi (place), dan promosi (promotion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua UMKM telah menerapkan strategi bauran pemasaran dengan baik. Pada aspek produk, kedua UMKM mengutamakan kualitas, cita rasa, inovasi, pelestarian kearifan lokal, penggunaan bahan alami tanpa pengawet dan pewarna, serta kemasan ramah lingkungan. Pada aspek harga, penetapan harga dilakukan dengan mempertimbangkan biaya produksi, biaya operasional, keuntungan, harga pesaing, kualitas produk, dan daya beli konsumen. Perbedaan strategi terlihat pada pemberian potongan harga, yaitu UMKM Tata Titi Wetan Helero memanfaatkannya untuk mempertahankan pelanggan, sedangkan UMKM Jagung Titi Mahkota lebih berhati-hati dalam menjaga stabilitas keuntungan. Pada aspek distribusi, kedua UMKM memanfaatkan lokasi usaha yang strategis, berbagai saluran pemasaran, kemitraan, serta layanan pemesanan dan pengiriman untuk menjangkau pasar nasional hingga internasional. Namun, distribusi masih menghadapi kendala akibat erupsi Gunung Lewotobi yang menyebabkan keterlambatan pengiriman dan peningkatan biaya. Sementara itu, promosi dilakukan melalui media sosial, Google Ads, testimoni konsumen, dan konten yang menonjolkan proses produksi serta nilai budaya produk. UMKM Tata Titi Wetan Helero juga memanfaatkan radio dan dialog publik sebagai media promosi. Secara keseluruhan, penerapan bauran pemasaran 4P berperan dalam memperluas jangkauan pasar, menarik konsumen, dan meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, penguatan inovasi produk, penetapan harga yang adaptif, pengembangan alternatif distribusi, dan optimalisasi promosi digital diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan kedua UMKM.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
References
Azhar, & Solihin. (2020). Konsep marketing mix 4P dan 7P. Dalam Hartini (Ed.), Digital marketing. Media Sains Indonesia.
Damayanti, E., & Masjhur, N. (n.d.). Jejak pangan lokal Nusantara: Footprint of local food in Nusantara. Teras Mitra.
Kotler, P. (2021). Manajemen pemasaran. Pearson Education.
Latief, F., & Asniwati. (2023). Manajemen pemasaran: Melalui pendekatan strategi dan implementasi. Nobel Press.
Luhgiatno. (2023). Strategi pemasaran: Menghadapi dunia bisnis yang kompetitif. Eureka Media Aksara.
Nurhadi, A. (2023). Strategi pemasaran (Marketing strategy). Yayasan Sahabat Alam Raflesia.
Ramlah, R., Indrastuti, & Karim. (2023). Karakteristik morfologi jewawut (Setaria italica L.) Indonesia. Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian.
Rismaya, R. (2023). Pangan alternatif dari berbagai komoditas lokal di Indonesia. Universitas Terbuka.
Simarmata, J. (2022). Strategi manajemen pemasaran. Yayasan Kita Menulis.
Sudirman, I. (2023). Strategi pemasaran. Intelektual Karya Nusantara.
Sumarsih. (2020). Bauran pemasaran. Dalam Hartini (Ed.), Dasar-dasar manajemen pemasaran.
Sundari, E., & Hanafi, I. (2023). Manajemen pemasaran. UIR Press.
Yuwono, T., Triwibowo, R. N., Tajudin, T., & Sefiani, H. N. (2024). Digital marketing UMKM (Edisi ke-1). UNAIC Press Cilacap.
Zandra, H. N., Jayanti, D. P., Imaniar, P., Brigita, U., Mulyani, Agus, S., Lucky, N., Rahma, N., Acai, S., Sonny, S., Marcy, L., & Dahlia, P. (2022). Manajemen koperasi dan UMKM. Widina Bhakti Persada.