Pengaruh Komite Audit dan Komisaris Independen Terhadap Audit Delay Dengan Ukuran KAP Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris: Perusahaan Subsektor Tambang yang Terdaftar di BEI Periode 2020–2024)

Main Article Content

Aulia Allisya Fitriani
Tiya Nurfauziah
Elok Heniwati

Abstract

Audit Delay merupakan rentang waktu antara tanggal penutupan tahun buku perusahaan dan tanggal diterbitkannya laporan auditor independen. Semakin panjang rentang waktu tersebut, semakin lama pula informasi keuangan yang telah diaudit diterima oleh pengguna laporan keuangan sehingga dapat mengurangi ketepatan waktu informasi dalam mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit dan komisaris independen terhadap audit Delay serta menguji peran ukuran Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel moderasi pada perusahaan subsektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan dari 36 perusahaan atau 180 observasi. Sampel dipilih melalui metode purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan estimasi Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit berpengaruh signifikan terhadap audit Delay, sedangkan komisaris independen dan ukuran KAP tidak berpengaruh signifikan. Ukuran KAP juga tidak terbukti memoderasi pengaruh komite audit maupun komisaris independen terhadap audit Delay. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor tata kelola yang diuji belum sepenuhnya menjelaskan variasi audit Delay pada perusahaan pertambangan.

Article Details

How to Cite
Fitriani, A. A., Nurfauziah, T. ., & Heniwati, E. . (2026). Pengaruh Komite Audit dan Komisaris Independen Terhadap Audit Delay Dengan Ukuran KAP Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris: Perusahaan Subsektor Tambang yang Terdaftar di BEI Periode 2020–2024). JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 4(2), 4657–4668. https://doi.org/10.62421/jibema.v4i2.899
Section
Articles

References

Gujarati, D. N. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Khuluqi, K., Sugeng, A., & Afandi, A. (2024). Pengaruh ukuran perusahaan, komisaris independen, komite audit dan ukuran KAP terhadap audit delay [The effect of company size, independent commissioners, audit committee and KAP size on audit delay]. Ekonomi Pendidikan Dan Akuntansi, 12(November), 213–222.

Mutawaqila, A., & Oktariza, M. L. (2022). Pengaruh ukuran perusahaan dan komite audit terhadap audit delay. Jurnal Riset Akuntansi, 2(1), 33–38.

Noviarty, H., Puspitasari, A., & Heniwati, E. (2021). Do internal auditor and audit committee have impact on audit report lag for mining industry? Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 23(1), 15–23. https://doi.org/10.9744/jak.23.1.15-23

Putri, R. A. S., Sunarsih, N. M., & Rahmi, N. W. (2024). Audit committee and audit delay. Kumpulan Riset Akuntansi, 16(1), 138–148. https://doi.org/10.22225/kr.16.1.2024.138-148

Regina. (2024). Pengaruh profitabilitas, solvabilitas, ukuran perusahaan, dan opini audit terhadap audit delay pada perusahaan pertambangan sub-sektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Global Accounting: Jurnal Akuntansi, 1(2), 1–10.

Sari, W. O. I., Subroto, B., & Ghofar, A. (2019). Corporate governance mechanisms and audit report lag moderated by audit complexity. International Journal of Research in Business and Social Science (2147-4478), 8(6), 256–261. https://doi.org/10.20525/ijrbs.v8i6.536

Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374. https://doi.org/10.2307/1882010

Triyani, A., Diana, Z. A., Setyahuni, S. W., & Setyaningrum, Y. (2025). The role of corporate governance mechanism on audit report lag during economic recession period. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 15(2), 267–280. https://doi.org/10.22219/jrak.v15i2.34503

Veneranda Evaris, J. A. (2024). Fee audit, solvabilitas dan audit delay pada sektor pertambangan oil dan gas. Sebatik, 28(1), 66–74. https://doi.org/10.46984/sebatik.v28i1.2450

Widiasari, F. N. S., Samrotun, Y. C., & Suhendro, S. (2020). Audit delay ditinjau dari ukuran KAP, solvabilitas, audit tenure, dan kompleksitas operasi. Jurnal Riset Akuntansi, 12(1), 42–52. https://doi.org/10.34010/jra.v12i1.2668

Yusuf, M., & Honggowati, S. (2024). Komite audit dan audit report lag: Studi empiris perusahaan energi di Indonesia. Bina Ekonomi, 28(1), 33–46. https://doi.org/10.26593/be.v28i1.6568.33-46