Fintech Syariah Dalam Ekonomi Islam : Inovasi, Regulasi dan Impelementasi

Main Article Content

Muhammad Faiq Ikmal
Nurul Sakinah
Faridatu Nuril Jannah
Nayza Nury Mawaddah
Amalia Nuril Hidayati

Abstract

Fintech syariah menjadi salah satu pendorong utama transformasi layanan keuangan dalam ekonomi digital Islam. Melalui inovasi teknologi, fintech syariah mampu menyediakan layanan yang lebih inklusif, efisien, serta sesuai prinsip syariah, yaitu tidak mengandung unsur riba, Gharar, dan maisir. Untuk memastikan hal ini terpenuhi, fintech syariah menggunakan berbagai jenis akad syariah seperti mudharabah, musyarakah, serta wakalah bil ujrah. Akad-akad ini digunakan sebagai dasar dalam membuat produk serta layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan inovasi fintech syariah, menelaah kerangka regulasinya, dan mengkaj iimplementasinya dalam ekosistem ekonomi digital Islam di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan library research dengan mengkaji berbagai literatur, seperti jurnal ilmiah, laporan resmi, regulasi, dan publikasi akademik terkait fintech syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi fintech syariah pada sektor pembayaran, pembiayaan, ZISWAF, dan investasi digital yang didukung regulasi seperti POJK, Peraturan Bank Indonesia dan Fatwa DNS-MUI serta implementasi yang terus berkembang, tetap menghadapi tantangan literasi, keamanandata, dan infrastruktur, namun tetap berperan strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital Islam.

Article Details

How to Cite
Ikmal, M. F., Sakinah, N., Nuril Jannah, F., Nury Mawaddah, N., & Hidayati, A. N. . (2026). Fintech Syariah Dalam Ekonomi Islam : Inovasi, Regulasi dan Impelementasi. JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi, 3(3), 182–196. https://doi.org/10.62421/jibema.v3i3.189
Section
Articles

References

Amelia, R. N., Rifqi, M. A., Huda, M. A. I., & Latifah, E. (2024). Fintech Syariah di Masa Depan: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 2(3), 273–287.

Amin, M. A. N., Oktavianti, S., & Saputra, B. (2025). Pengaruh Current Ratio, Net Profit Margin, Debt To Equity Ratio Terhadap Dividen Payout Ratio. Multiplier: Jurnal Magister Manajemen, 6(1), 1275-1288. https://doi.org/10.24905/mlt.v6i2.278

Ardiana, H. R., & Baidhowi, B. (2025). Legalitas dan Mekanisme Crowdfunding Syariah Dalam Perspektif Hukum Islam. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(3), 158–169.

Handayani, B., Mardiansyah, H., Utomo, D. T. B., Dewi, M. A., & Taupiq. (2024). Konsep Akad Syariah Pada Fintech Islam: Kajian Hukum dan Implementasinya. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(12), 4774–4779.

Jannah, Z., & Abidin, R. (2025). Transformasi Digital Dalam Keuangan Syariah: Analisis Konseptual dan Implikasi Untuk Masa Depan. Jurnal Sahmiyya, 4(1), 244–251.

Jatnika, M. D., & Mutiara, A. A. D. (2024). Implementasi Regulasi Fintech Syariah di Indonesia. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(5), 164-170.

Khoiriyah, A., & Ansori, M. (2024). Peran Fintech Peer to Peer Lending Syariah dalam Meningkatkan Akses Pembiayaan UMKM di Indonesia. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4(4), 1434-1445. http://doi.org/10.54373/ifijeb.v4i4.1586.

Laeliyah, R., & Vidiati, C. (2025). Potensi Pengembangan Crowdfunding Syariah sebagai Alternatif Pembiayaan Sosial di Era Digital. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10), 2766-2777.

Nafiah, R., & Faih, A. (2019). Analisis Transaksi Financial Technology (Fintech) Syariah Dalam Perspektif Maqashid Syariah. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 6(2), 172.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). LAPORAN PERKEMBANGAN KEUANGAN SYARIAH INDONESIA. Ketahanan dan Daya Saing Keuangan Syariah di Masa Pandemi. Jakarta Pusat: Komplek Perkantoran Bank Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan. (2021). LAPORAN PERKEMBANGAN KEUANGAN SYARIAH INDONESIA. Menjaga Ketahanan Keuangan Syariah dalam Momentum Pemulihan Ekonomi. Jakarta Pusat: Komplek Perkantoran Bank Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). LAPORAN PERKEMBANGAN KEUANGAN SYARIAH INDONESIA. “Pemberdayaan Ekosistem Ekonomi Syariah dan Digitalisasi untuk Penguatan Keuangan Syariah dalam Mendukung Ketahanan Ekonomi Nasional”. Jakarta Pusat: Komplek Perkantoran Bank Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). LAPORAN PERKEMBANGAN KEUANGAN SYARIAH INDONESIA. “Momentum Akselerasi Pertumbuhan Keuangan Syariah Nasional Sebagai Tindak Lanjut Penerbitan UU PPSK”. Jakarta Pusat: Komplek Perkantoran Bank Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). LAPORAN PERKEMBANGAN KEUANGAN SYARIAH INDONESIA. Transformasi Arah Kebijakan dalam Rangka Aktualisasi Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah. Jakarta Pusat: Komplek Perkantoran Bank Indonesia.

Poudel, S., Shrestha, U. B., Pandit, R., & Dhital, K. R. (2022). Communicating Conservation: How Do The Nepalese Print Media Portray Caterpillar Fungus? An Analysis Of Newspaper Coverage From 2008–2021. Heliyon, 8(10), 10439.

Putera, A. M., & Nisa, F. L. (2024). Dampak Teknologi Finansial Terhadap Perkembangan Ekonomi Syariah di Era Digital. Economic and Business Management International Journal, 6(2), 31.

Rahmaddina, R., Artanti, N. P., & Yudha, A. T. R. C. (2023). Analisis Peluang dan Hambatan Literasi Keuangan Fintech Syariah di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 8(2).

Siregar, T. H., Majid, S. A., & Sugianto. (2025). Efisiensi Syariah Dalam Era Digital: Tinjauan Sistematis Terhadap Pengelolaan Zakat di Era QRIS dan Fintech Islam. JSE: Jurnal Sharia Economica, 4(3), 112–122.

Sugesti, A., & Amin, M. A. N. (2024). Pengaruh Net Profit Margin, Collateralizable Assets, Current Ratio, dan Debt to Equity Ratio Terhadap Dividen Payout Ratio. Konsentrasi: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(1), 21-32.

Yetti, F. D., & Syafei, J. (2025). Peran Inovasi Digital dan Teknologi Keuangan Syariah (Fintech, Crowdfunding dan P2P Lending) Dalam Mendukung Green Banking Di BSI Padang. Al Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(2), 1856–1871.